Kandungan gizi yang ada pada sayuran hijau tentu berbeda dengan sayuran merah. Namun ada sebagian kalangan kurang menyukai jenis sayur ini, padahal banyak sekali kandungan gizi serta nutrisi yang terkandung. Pastinya beberapa orang tua begitu repot untuk membujuk sih kecil (anaknya) untuk mengonsumsi sayuran kedalam menu makannya. Bahkan tak jarang banyak sekali, anak-anak yang begitu enggan untuk mengkonsumsinya. Sayuran merupakan salah satu sumber vitamin, zat gizi dan serat yang paling banyak dan baik untuk tubuh.

Nah, adakah diantara kalian yang tak suka sayuran? Atau bahkan tak pernah mengonsumsi sayuran? Ada baiknya jika anda segera mengubah gaya hidup sehat dengan mengonsumsi beberapa sayuran yang pastinya kaya akan manfaat serta dapat menyehatkan tubuh. Untuk itu, yuk kita simak ulasan dibawah ini.

Pentingnya Mengonsumsi Sayuran Hijau

sayuran-hijau

Sayur merupakan jenis makanan penting bagi manusia untuk menjaga kesehatan. Sayuran hijau seperti daun selada, bayam, buncis, kangkung, daun singkong, daun pepaya dan yang lainnya ternyata memiliki beragam manfaat kesehatan. Kandungan zat gizi alami dalam sayuran hijau sangat banyak. Selain kaya dengan vitamin A dan C, sayuran hijau juga mengandung berbagai unsur mineral seperti

  • Zat kapur.
  • Zat besi.
  • Magnesium.
  • Fosfor.

Sayuran yang berwarna hijau tua merupakan sumber karotenoid (pigmen dalam tanaman yang terdapat pada tumbuhan) terbaik dan tergolong penting untuk memerangi radikal bebas. Klorofil (zat hijau daun) pada sayuran hijau merupakan pigmen dari tanaman yang warnanya hijau dan terdapat dalam kloroplas sel tanaman. Klorofil mempunyai struktur kimia yang hampir mirip dengan hemoglobin (sel darah merah).

Sehingga menurut penelitian para ahli gizi, klorofil dapat dimanfaatkan untuk merangsang pembentukan sel darah merah pada penderita anemia.  Selain itu klorofil juga mampu berfungsi sebagai pembersih alamiah (mendorong terjadinya detoksifikasi), antioksidan yang akan menetralkan radikal bebas sebelum menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh, antipenuaan dan antikanker.

Dan juga, enzim protease inhibitor yang terdapat dalam sayuran hijau dapat berfungsi sebagai pencegah timbulnya kanker, terutama kanker pada usus. Kandungan vitamin K dalam sayuran hijau berperan penting dalam proses pembekuan darah, pembentukan tulang, serta mencegah pembentukan batu ginjal. Mengonsumsi sayuran hijau secara teratur dalam setiap porsi makan dapat mempertahankan keremajaan kulit dan membantu mempertahankan kekuatan pembuluh darah agar tidak mudah pecah.

Macam Sayuran Hijau

Pastinya kalian termasuk sosok yang suka banget milih-milih sayur, nggak mau sayur yang inilah. Maunya sayuran yang ini saja. Nah, tahukah anda bahwa begitu banyak manfaat serta nutrisi yang dapat diterima tubuh jika anda mengonsumsi beberapa sayuran. Untuk itu, ada baiknya jika kita lanjut baca agar kalian semua pada tahu bahwa sangat penting mengonsumsi beberapa sayuran hijau agar tubuh tetap sehat dan pastinya terhindra dari beberapa penyakit.

1. Sawi

Sawi

Sawi merupakan sayuran yang sangat mudah sekali kita jumpai. Sawi ini biasanya dimasak dengan cara disayur tumis. Selain ditumis, kiita juga sering melihat sawi ini tersaji dalam mie ayam. Selain rasanya yang lezat, manfaat sayur sawi yang super banyak ini tidak lepas dari kandungan nutrisi yang cukup tinggi pada sawi.

Sawi mempunyai kandungan fitonutrien yang mampu mencegah berbagai penyakit. Sawi yang masih dalam keadaan segar merupakan sumber antioksidan yang sangat baik. Selain mengandung antioksidan, sawi ini juga mengandung mineral lain seperti Vitamin A, C, E, karoten dan juga mineral lain seperti kalsium, zat besi, magnesium, seng, kalium, selenium dan juga mangan.

Manfaat Sayur Sawi Bagi Kesehatan;

  1. Mengatasi peradangan dan pembentukan plak di arteri. Manfaat sayur sawi yang pertama yaitu membantu mengatasi peradangan. Sawi mempunyai kandungan fitonutrien, querecetin yang membantu mengatasi proses peradangan. Selain itu dua at ini juga membantumencegah timbulnya plak didaerah arteri.
  2. Membantu mengendalikan kolesterol pada tubuh. Manfaat sayur sawi berikutnya adalah membantu menjaga kadar kolesterol darah. Pada sawi hijau mengandung tinggi serat, serat ini membantu mengontrol kadar kolesteroljahat pada darah.
  3. Sumber antioksidan. Sawi yang masih dalam keadaan segar merupakan sumber antioksidan yang sangat baik. Selain mengandung antioksidan, sawi ini juga mengandung mineral lain seperti Vitamin A, C, E, karoten, dan juga mineral lain seperti kalsium, zat besi, magnesium, seng, kalium, selenium dan juga mangan.
  4. Mencegah kanker. Sawi mempunyai kandungan klorofil yang tinggi pada daunnya yang erwarna hijau tua. Kandungan klorofil pada sawi ini mampu menghambat efek karsinogenik amina heterosiklik yang muncul saat proses memanggang atau membakar makanan.
  5. Menjaga kesehatan tulang. Sawi juga mengandung tinggi vitamin K. Vitamin K ini membantu menjaga kesehatan dan massa tulang sehingga dapat mencegah osteoporosis dini.

2. Bayam

bayam

Hampir semua lapisan masyarakat di negeri ini dipastikan pernah mengonsumsi jenis sayuran yang satu ini. Bayam memang telah begitu populer di mata masyarakat sebagai sayuran yang bukan hanya bisa dijadikan teman makan nasi, tetapi juga banyak manfaat yang terkandung didalamnya. Karena itu, banyak orang yang telah mengetahui khasiat bayam, sangat memprioritaskan untuk mengonsumsi bayam dalam setiap harinya.

Mengenai khasiat bayam ini, para peneliti dari China dan Australia pernah mengadakan penelitian yang berhasil menyimpulkan bahwa bayam mengandung folic acid yang mampu melindungi otot jantung dari meningkatnya kadar glukosa yang menyebabkan penyakit diabetes.

Folic acid yang banyak terkandung dalam bayam ini merupakan zat yang mudah larut dan mengandung vitamin B9. Vitamin tersebut biasanya menjadi suplemen bagi perempuan yang sedang mengandung untuk melindungi bayinya dari cacat pada bagian sarafnya. Penelitian tersebut dilakukan pada tikus yang terkena diabetes dan menemukan bahwa unsur folic acid dalam bayam dapat mengurangi resiko serangan jantung pada tikus tersebut.

Oleh karena itu, banyak ahli lain yang menyarankan penelitian tersebut harus dilakukan lebih lanjut terutama terhadap manusia untuk mengurangi resiko kematian akibat penyakit diabetes. Selain khasiat bayam untuk menurunkan diabetes, masih banyak khasiat lainnya bagi kesehatan tubuh. Ada banyak sekali nutrisi yang terkandung di dalam bayam seperti vitamin A, C, E, K, kalsium, zat besi, potasium, magnesium, mangan, seng dan sejumlah mineral lain. Dan mari kita simak beberapa jenis khasiat dari bayam.

  1. Kesehatan Jantung. Sebagaimana diketahui, bayam juga sangat kaya akan antioksidan sehingga sangat baik untuk mencegah terkumpulnya plak kolesterol pada saluran arteri karena kalau tersumbat di bagian arteri, maka resiko terkena penyakit jantung sangat tinggi. Selain itu, bayam juga sangat bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah.
  2. Menjadikan Tulang Lebih Kuat. Bayam juga sangat berkhasiat untuk mencegah terjadinya osteoporosis yang selama ini begitu ditakutkan terutama oleh orang yang mendekati lanjut usia. Di dalam bayam juga terkandung vitamin K yang membantu dalam penyerapan kalsium oleh tulang sehingga tulang menjadi kuat.
  3. Mencegah Kanker. Bayam juga mengandung flavonoid yang mampu mencegah adanya infeksi dalam tubuh sehingga berdampak pada minimnya resiko terkena penyakit kanker kolon, kanker paru-paru, kanker ovarium, dan juga kanker prostat.

3. Kangkung

Kangkung

Sebenarnya sudah dikenal di banyak penjuru dunia dengan berbagai macam sebutan, diantaranya;

  • Kangkong (Thailand)
  • Kangkung(Vietnam dan Indonesia)
  • Kankun, Water spinach (Inggris)
  • Weng Cai (China)
  • Water morning glory
  • River spinach,
  • Water convolvulus
  • Swamp cabbage
  • Chinese spinach

Kangkung termasuk dalam keluarga kangkung-kangkungan Convolvulaceae, yang merupakan tanaman yang tumbuhnya sangat cepat dan mudah hidup. Ia memiliki nama ilmiah Ipomoea aquatica, merupakan tanaman tropis yang media hidupnya di air dan tanah lembab. Kangkung juga mudah tumbuh subur didaerah subtropis, namun seringkali banyak ditemukan didaerah Aia tenggara.

Di Indonesia khususnya atau di Asia tenggara pada umumnya, kangkung adalah makanan yang populer dan banyak ditemukan disebagian besar masakan. Daun dan batang ujung kangkung yang masih muda bisa dimakan mentah sebagai salad, atau masak sebagai sayuran dan tumis.

manfaat sayur kangkung bagi kesehatan;

  1. Mengatasi insomnia Kangkung mengandung unsur sedatif, artinya bisa membuat orang mengantuk dan membuatnya bisa tidur dengan pulas. Hal ini karena selenium dan zinc yang terkandung didalamnya bisa membuat syaraf kendur dan rileks. Semakin rileks syaraf kita, maka tidurpun akan semakin lelap. Akan tetapi bagi orang yang akan memulai beraktifitas, sebaiknya tidak berlebihan mengkonsumsinya.
  2. Anti toksin dan Mencegah sembelit, Kangkung memiliki sifat antiracun, sehingga bermanfaat untuk meringankan sakit bisul, hingga perawatan kulit. Hal ini juga meringankan sembelit, karena kangkung juga tinggi mengandung serat.
  3. Mengandung zat besi Pada umumnya orang mengenal bayam untuk menambah asupan zat besi secara alami. Namun jika Anda mengkonsumsi kangkung, Anda juga akan mendapatkan manfaat yang sama. Sayuran air ini menawarkan Anda zat besi sekitar 2,5mg per 100 gramnya, sehingga baik untuk menambah hemoglobin sehingga bisa mencegah atau mengurangi anemia.
  4. Anti diabetes melitus Kangkung yang diekstrak ternyata merupakan bantuan yang baik untuk diabetes melitus. Hal ini karena zat dalam ekstrak kangkung bisa menyerap kelebihan gula dalam darah.
  5. Kekebalan tubuh terhadap virus flu biasa Kangkung ternyata sangat banyak mengandung vitamin C, sehingga merupakan penangkal serangan influenza yang sangat baik. Bahkan diketahui bahwa kandungan vitamin C dalam kangkung lebih tinggi daripada buah-buahan.

4. Daun singkong

singkong

Sayuran ini udah banyak dikenal masyarakat kita sejak dulu sebagai sayuran alternatif pengganti dari kebanyakan sayuran pada umumnya. Bagi yang sudah terbiasa, daun singkong adalah sayuran yang unik dan bisa memicu selera makan, namun bagi yang belum pernah merasakannya, mungkin butuh waktu untuk membiasakannya. Tekstur daun singkong yang kasar, sehingga hanya cocok untuk dimasak dalam beberapa cara saja. Bagi yang sudah biasa dengan makan diwarung masakan padang, mungkin sudah tidak asing lagi dengan sayuran ini.

Kandungan nutrisi;

Daun dari ubi yang banyak diminati ini juga mengandung beberapa nutrisi penting, seperti protein, Serat, lemak, kalori, karbohidrat, vitamin A , C , B17, dan mineral seperti kalsium, fosfor, dan zat besi. Dari sekian nutrisi yang ada, yang tertinggi per 100g nya adalah protein(3.7), Serat(0.6), Kalori(37), lemak(0.2), dan karbohidrat (7.3).

Protein yang terkandung dari daun ubi ini bermanfaat untuk membantu tubuh meregenerasi sel tubuh yang telah mati, sehingga tubuh kita selalu segar dan awet muda. Perlu diketahui bahwa Seluruh otot, kulit, rambut semuanya dibentuk oleh protein.

  1. Kalori: Kalori tentu saja akan memberikan tenaga bagi tubuh kita dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari, dan daun singkong juga diketemukan cukup tinggi kalori.
  2. Karbohidrat: Fungsi utama dari karbohidrat adalah sebagai sumber tenaga utama bagi tubuh kita. Selain itu, nutrisi ini juga bermanfaat untuk mengoptimalkan protein. Tanpa karbohidrat, maka tubuh akan mengambil protein sebagai bahan bakar, sehingga akibatnya dapat menghambat pembentukan sel tubuh. Karbohidrat juga membantu kita untuk tetap merasakan kenyang, seperti halnya ketika kita makan nasi.
  3. Serat: Serat makanan memiliki fungsi utama bagi tubuh adalah membantu kelancaran proses pencernaan di usus kita, bermanfaat juga untuk kelancaran proses BAB. Serat juga dapat memberikan perasaan kenyang dan menjaga kadar koletrol, sehingga daun singkong bisa dimanfaatkan untuk membantu diet menurunkan berat badan. Dari penjelasan diatas bisa kita ambil kesimpulan, bahwa daun yang berwarna hijau tua ini pada akhirnya akan membantu kita terhindar dari sakit jantung, kanker usus, diabetes, dan kegemukan.
  4. Antioksidan: Daun singkong juga mengandung klorofil, dimana ini adalah bagian daun yang mrengandung antioksidan, yang bermanfaat untuk menanggulangi dampak dari radikal bebas.
  5. Nafsu makan: Ahli farmakologi juga banyak yang memberikan pendapatnya, jika makan daun umbi singkong dapat membantu untuk meningkatkan nafsu makan.

5. Brokoli

Brokoli

Sayur Brokoli adalah jenis sayur-sayuran yang tergolong dalam keluarga kubis-kubisan (Brassicaceae). Sayur yang berwarna hijau ini berasal dari kawasan Laut Tengah dan telah dibudidayakan sejak Yunani kuno. Sayur Brokoli sering disebut sebagai “Sayuran Super” karena mengandung berbagai Nutrisi atau Gizi tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia.

Manfaat brokoli merupakan salah satu sayuran yang sering dibuatkan untuk anak-anak. Brokoli memang sangat baik untuk menunjang pertumbuhan pada anak-anak. Namun ternyata banyak yang tidak suka, kalau harus makan dengan sayuran ini.

Brokoli memang tidak memiliki rasa seenak sayuran lain, tapi kandungan gizi memang sangat melimpih dan sangat baik bagi tubuh. Kandungan gizi pada brokoli sangat tinggi kandungan vitaminnya, vitamin A, vitamin B, vitamin C dan vitamin K lalu terkandung pula antioksidan membuat lengkap sudah sayuran hijau nan unik ini. Sejumlah mineral penting juga mampu dihasilkan oleh brokoli. Berikut adalah daftar lengkapnya.

  • Vitamin A, C, B, C, danK.
  • Kalsium.
  • Zat Besi.
  • Kalori.

Kandungan gizi ini memberikan dampak yang sangat baik bagi kesehatan tubuh, mulai dari anak-anak, ibu hamil, dan manusia pada umumnya.

Manfaatnya pun sebagai berikut;

  1. Mengontrol kolesterol. Serat pada manfaat brokoli mengendalikan penumpukan kolesterol dalam tubuh. Hal ini sangat baik bagi kesehatan jantung dan menghindarkan pula dari gejala penyakit jantung. Jadi masak brokoli dengan cara direbus untuk menghindari pemakaian minyak goreng.
  2. Penting untuk kesehatan mata. Brokoli juga sangat kaya akan kandungan vitamin A yang berfungsi untuk menjaga kesehatan mata dan memberikan pengelihatan yang lebih baik. Mata merupakan aset penting untuk kita, jadi jagalah asupan dengan asupan makanan kita dengan yang mengandung vitamin A seperti brokoli, pada wortel atau kacang panjang. Lutein pada brokoli juga mampu menjaga kerusakan mata akibat paparan sinar matahari atau penuaan.
  3. Sangat baik untuk menjaga sistem pencernaan. Kandungan sulforaphane mampu menekan resiko pada gangguan pencernaan seperti maag, infeksi lambung. Sulforaphane mampu mempengaruhi peningkatan produksi enzim pada hati. Enzim ini berperan menggandeng bahan-bahan karsinogen penyebab gejala kanker dan mengeluarkannya dari sel. Dalam dunia kedokteran, kuman adalah penyebab utama luka dan kanker lambung atau pun kanker usus besar.
  4. Efektif Mencegah Kanker. Brokoli memiliki kandungan indole dan isothiocyanate serta fitokimia yang dalam beberapa studi telah mengungkapkan bahwa zat ini sangat efektif dalam mencegah kanker tertentu, terutama kanker prostat dan payudara.
  5. Menjaga kesehatan jantung. Institute for Food Research di Norwich, Inggris melalui para penelitinya telah mengembangkan dua jenis brokoli untuk mengembangkan brokoli jenis ungulan yang mengandung glucoraphanin 2-3 kali lebih banyak dari jenis normal. Kandungan zat ini sangat baik untuk mencegah penyakit dan kesehatan jantung.

Dan itulah tadi ke-5 jenis sayuran hijau yang kaya akan manfaat serta begitu digemari banyak orang. Gimana? Sudah tahukan anda bahwa begitu banyak manfaat yang dapat anda terima dengan mengkonsumsi sayur-sayuran tersebut. Bahkan kandungan nutrisi yang terdapat didalamnya, dapat menjaga beberapa kesehatan serta memperbaiki dan mencegah suatu penyakit. Untuk itu ada baiknya, jika kalian semua untuk mulai hidup sehat dengan mengonsumsi sayuran dimenu makan setiap harinya.