Sebagai manusia, kita tentu memiliki sejumlah emosi. Entah itu cinta, benci, kesedihan, suka, tidak suka, nafsu, jijik, takut dan lain sebagainya. Nah, ketakutan adalah salah satu emosi yang paling tidak terelakkan bagi manusia. Semua orang memiliki berbagai jenis ketakutan dalam intensitas yang bervariasi. Misalnya takut pada ketinggian, takut pada gelap, petir dan bahkan takut akan yang tak terlihat (mahkluk ghaib).

Jika ketakutan itu sudah pada tahap ekstrem dan tidak rasional, maka hal tersebut bisa dikatakan sebagai phobia. Nah, Phobia biasanya memiliki sifat yang dapat menghambat hidup seseorang dan perlu perawatan tertentu untuk mengatasinya.

Phobia adalah rasa takut pada suatu hal atau fenomena berlebihan. Hal ini akan berdampak pada emosi seseorang. Phobia biasanya disebabkan karena seseorang mengalami trauma masa lalu dan biasanya trauma itu membekas didalam kesadarannya.

Mengenai masalah phobia, apa kamu termaksud orang yang mengidap suatu phobia? Atau malah kamu sudah mengidapnya sejak lama? Namun dari banyaknya jenis phobia, tahukah kamu jenis phobia yang satu ini. Nyctophobia? Mungkin terdengar aneh bagi sebagian orang. Namun percayalah, tidak ada satu orang pun yang ingin mengalami sindrom yang satu ini.

Apa Itu Nyctophobia?

1

Merupakan salah satu jenis phobia atau ketakutan abnormal pada suasana malam atau kegelapan. Nyctophobia ini bisa saja dimiliki oleh semua orang, meskipun mereka menganggap bahwa mereka tidak memiliki ketakutan pada malam atau hal-hal yang gelap. Berdasarkan penelitian sebanyak 90 persen penderita nyctophobia paling banyak dialami oleh anak-anak. Apabila dibiarkan, tentu saja perasaan ketakutan ini akan terus berlanjut hingga dewasa.

Seseorang yang menderita nyctophobia biasanya akan mengalami ketakutan apabila melihat lubang hitam, lorong-lorong gelap dan ruangan yang gelap atau bahkan gambar yang gelap. Saat melihat hal-hal yang gelap ini, seseorang yang menderita nyctophobia akan berhalusinasi dan membayangkan hal-hal buruk terjadi kepadanya.

2

Kadang-kadang penyakit ini menguasai seseorang dan membuatnya merasa lemas dan ketakutan. Bagi sebagian orang, rasa takut ini membuatnya merasa lumpuh, sehingga tak dapat menikmati aktivitas yang mengharuskannya sendirian berjalan pada malam hari. Atau bahkan tidak dapat mengikuti sebuah kemping atau eksplorasi alam. Dan, ini tak cuma dialami kaum perempuan. Ketika kamu berada di dalam kegelapan, pikiran kamu bisa memanipulasi kamu sendiri.

Nah, mungkin bagi seorang phobia kegelapan akan mengharapkan bahwa malam itu tidak ada. Namun itu semua tak mungkin, karena kita tidak dapat menghindari kegelapan, karena kita akan menemuinya setiap hari. Mungkin kamu bingung bukan? Apa ada orang yang takut kegelapan seperti Nyctophobia ini, apa ada ciri-ciri dari phobia ini?

Ciri-Ciri Orang Terkena Sindrom Ini

3

Nyctophobia sendiri termasuk dalam gangguan psikologis yang serius dan dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan bahkan mental seseorang. Untuk itu, orang yang mengalami sindrom ini sangat memerlukan perawatan medis. Berikut ciri-ciri orang tersebut,

  1. Cemas, yah ketakutan seperti halnya orang gila. Mereka akan begitu cemas bila malam hari menghampiri.
  2. Didalam Kamar, mungkin orang yang mengalami phobia ini dia akan berada di dalam kamar dan terus berada disana sampai Matahari menerangi bumi ini.
  3. Tak mau kemana-mana, cobalah ajak mereka (yang mengidap sindrom ini) untuk keluar pada malam hari. Entah itu nongkrong ataupun jalan, mereka dengan cepat akan menolak dan tak mau beranjak kemana-mana.
  4. Menyendiri, sedih melihat mereka yang hanya bisa menyendiri pada malam hari.
  5. Gelisah yang merusak kesehatan, tak tenang bila malam hari. Mungkin mereka juga terjaga sepanjang malam karena begitu gelisah akan kegelapan.

Penderita nyctophobia juga biasanya menyadari bahwa sebetulnya rasa takut yang mereka miliki cenderung berle­bihan atau tidak wajar. Tetapi, mereka tidak bisa menguasai atau mengontrol diri agar tetap bersikap wajar dan te­nang ketika berada dalam situasi gelap.

Hal ini mengakibatkan pende­rita nyctophobia selalu menghindari tempat-tempat gelap atau berusaha sebisa mungkin untuk tidak berada dalam situasi gelap. Salah satu ciri khas yang hampir selalu ada pada setiap penderita nyctophobia adalah tidak mematikan lampu kamar saat tidur.

Adakah Penyebab Utama Dari Nyctophobia?

4

1. Pengalaman Traumatik

Trauma? Yah, terkadang pengalaman atau bahkan kejadian dimasa lalu sering sekali menghantui pikiran seseorang. Bahkan jika ada seseorang yang pernah mengalami peristiwa menyedihkan yang berhubungan dengan kegelapan cenderung memiliki phobia pada kegelapan (nyctophobia).

Contohnya, saat masih kecil sering dihukum dengan dikunci atau dikurung dalam ruangan yang gelap atau pernah mengalami kekerasan, pelecehan, kecelakaan hingga tersesat pada tempat-tempat yang sunyi dan gelap.

2. Gangguan pada kesehatan mental

Terkadang hal-hal yang dianggap sepela dan biasa bisa menjadi hal yang sangat luar biasa terhadap orang lain. Bahkan masalah kegelapan ini, mereka beranggapan bahwa ini adalah sebuah peristiwa yang sangat mengerikan. Hingga mereka tak bisa mengontrolnya, ia hal ini kerap terjadi pada mereka yang memiliki masalah pada kegelapan.

Masalah kesehatan mental juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan nyctophobia. Apabila kesehatan mental memburuk hingga menimbulkan depresi, hal ini bisa memicu terjadinya nyctophobia. Depresi ini akan memicu ketakutan pada diri seseorang apabila berada di tempat gelap.

Sungguh menyedihkan, bahkan mereka sampai menyendiri karena takut akan kegelapan. Bahkan lampu kamar tidur mereka akan terus hidup dan akan panik bila lampu tersebut mati. Namun pertanyaannya adalah, apakah ada pengobatan untuk sindrom satu ini?

Cara Mengatasi Takut Gelap

Mungkin cara-cara dibawah ini akan membantu kamu dan membuat kamu lebih berani menghadapi malam yang akan tiba. Namun pengobatan semahal apapun atau bahkan cara ampuh sekalipun kalau diri kamu tak mau untuk mengobatinya, semua itu akan sia-sia. Maka dari itu cobalah mengatasi rasa takutmu dengan cara ini;

  • Dahulukan Logika

Kebanyakan rasa takut itu tidak logis dan secara alamiah emosional. Menerapkan logika dalam masalah emosional tampaknya berlawanan, tetapi sebenarnya tidak. Misalnya kamu sedang berbaring di tempat tidur, ingin ke kamar mandi tetapi takut keluar karena ada bayangan gelap di sudut ruangan.

Segera nyalakan lampu ruang tidur dan amati apa sebenarnya bayangan itu. Begitu kamu mulai merasakan bahwa rasa takut menguasai kamu, mulailah berpikir rasional dengan mengatasi takut itu dengan fakta-fakta. Lihat apa yang mengganggu kamu. Mungkin itu hanya bayangan pakaian yang digantung di belakang pintu.

  • Melatih Penglihatan Pada Malam Hari

Ketika kita baru masuk dari ruangan yang terang ke ruangan yang gelap, kita pasti tidak dapat melihat apa-apa. Namun perlahan mata kita akan mulai dapat menangkap obyek-obyek di dalam ruangan. Cobalah menyebutkan benda-benda yang kamu lihat. Dengan mampu menggambarkan apa yang kamu lihat, indera penglihatan malam hari ini akan meningkat dan rasa takut akan berkurang.

  • Bacalah artikel yang inspiratif

Jangan suka menonton film yang menyeramkan. Film horor konon sering ditonton oleh orang-orang yang penakut. Sebab, dengan demikian ia bisa membayangkan apa yang akan terjadi bila ia mengalami seluruh teror itu. Namun daripada menonton atau membaca novel horor sebelum tidur, lebih baik pilih bacaan yang inspiratif. Entah itu buku-buku agama, spiritual, movitasi, apa pun yang akan menghangatkan hati kamu. Bacaan itu akan membuat kamu rileks dan mengantuk.

  • Meditasi, Visualisasi dan Berdoa

Meditasi sebelum tidur dirasakan banyak orang dapat membuat tubuh dan pikiran jadi rileks, serta membantu melepaskan ketegangan dan mengatasi takut. Berdoa juga membantu kita merasa dilindungi dari lingkungan sekitar, sedangkan visualisasi bisa menjadi cara yang baik untuk menyiapkan pikiran selama pagi hari untuk menerima malam hari.

Saat kamu duduk atau berbaring di tempat tidur, bayangkan kamu berada di suatu tempat yang kamu inginkan. Lihatlah bagaimana kamu berjalan dan menikmati tempat tersebut. Pandanglah langit yang cerah dan rasakan hangatnya sinar matahari. Kemudian, bayangkan juga indahnya langit yang dihiasi bintang dan bulan pada malam hari.

  • Ajak Teman Jalan-jalan Malam Hari

Salah satu cara untuk mengatasi rasa takut adalah menghadapinya. Berjalan di kegelapan ditemani beberapa orang membuat kamu akan melangkah dengan percaya diri dan berani. Tak perlu banyak berbicara, nikmati saja suara-suara alam di sekitar seperti suara jangkrik atau embusan angin yang menerpa pepohonan. Akan sempurna jika bulan sedang purnama karena kamu akan menikmati indahnya malam hari.

Gimana? Adakah teman, keluarga atau bahkan diri kamu yang mengalami hal tersebut. Dapatkah kamu melakukan cara yang dijelaskan diatas, agar phobia ini sedikit demi sedikit berkurang. Setidaknya lebih baik mencoba daripada hanya diam dan menerima semua itu. Karena sesungguhnya obat yang paling manjur adalah ‘semangat’ dari diri kamu sendiri.