Sedikit bingung mengenai sosok Alibaba, bahkan orang awam tak mengetahui apa yang dimaksud mengenai Alibaba Group. Mereka berfikir bahwa Alibaba adalah sosok dongeng yang ada di cerita anak-anak. Namun Alibaba yang satu ini adalah sebuah nama perusahan.

Adalah salah satu web grosir B2B (business-to-business) E-Commerce terbesar di dunia dan perdagangan online nomor satu untuk perdagangan global dan domestik China. Alibaba.com menyediakan layanan yang efisien, platfrom yang terpercaya untuk menghubungkan jutaan pembeli dan penjual di dunia setiap hari.

Alibaba Group adalah induk grup dari berbagai perusahaan yang ada dibawah naungannya contohnya:

  1. taobao.com
  2. tmall.com
  3. juhuasuan.com
  4. aliexpres
  5. alibaba.com
  6. 1688.com
  7. alimama.com
  8. alibaba cloud (aliyun.com)
  9. antifinancial service group
  10. caniao network , alizila.com
  11. alipay.

Dan masih banyak perusahaan lain yang bernaung di bawah Alibaba group ini. Bahkan pada awal tahun 2016, alibaba group mengakuisisi perusahaan e-commerce yang berbasis di asia tenggara yaitu lazada dengan nilai akuisisi sebanyak US$ 1 miliar atau setara Rp 13 triliun.

Langkah ini memperlihatkan bahwa alibaba group tidak ingin hanya ‘jago kandang’ di daratan China saja. Tetapi sekarang makalah ini hanya terfokus pada salah satu anak perusahaan dari alibaba group ini yaitu Alibaba.com.

alibaba1

Mungkin kamu berfikir bahwa Alibaba adalah sebuah perusahaan turun temurun dari sebuah keluarga kaya raya, seperti halnya kisah di Film-film China. Namun ini bukanlah seperti yang kamu bayangkan, bahkan sebelum menjadi sosok penting. Pendiri Alibaba Group ini adalah orang yang biasa-biasa saja. Untuk itu mari kita simak, artikel hari ini untuk itu baca terus ya guys.

Kisah Guru Miskin Yang Berubah Menjadi Miliarder

2a-768x432

Banyak orang yang tidak tahu perjalanan miris Alibaba. Usaha ini dimulai Jack Ma dengan perjuangan dan rintangan yang berat. Berkat kerja kerasnya, pendiri perusahaan e-commerce Alibaba Group, Jack Ma. Kini menjelma jadi orang terkaya di China dan orang kedua terkaya di Asia. Waw fantastik, Jack Ma berasal dari Hangzhou, China, Ia lahir tahun 1964. Orangtuanya bekerja sebagai pingtan performer.

Pada usia 12 tahun, Ma belajar Bahasa Inggris sendiri. Selama delapan tahun, dia sengaja gowes naik sepeda selama 40 menit setiap hari ke sebuah hotel di dekat distrik West Lake Hangzhou agar bisa bertemu turis asing. Ia menawarkan diri menjadi pemandu turis, gratis, hanya untuk berlatih Bahasa Inggris. Dia juga membeli radio sehingga ia bisa mendengarkan siaran bahasa Inggris setiap hari.

jack-ma-768x402

Pria berwajah culun itu tidak pernah unggul dalam pelajaran matematika. Dia bahkan pernah gagal dua kali masuk ke perguruan tinggi di China. Namun setelah persiapan yang ketat, ia mencoba ikut tes yang ketiga kalinya dan akhirnya lulus dari Hangzhou Teachers Institute pada tahun 1988.

Ma lalu mencari kerja dan pernah ditolak untuk sejumlah pekerjaan, termasuk posisi manajer di Kentucky Fried Chicken. Tepat setelah ia lulus. Namun akhirnya ia berlabuh menjadi seorang guru Bahasa Inggris dengan bayaran sangat kecil, hanya sekitar US$ 12-US$ 15 per bulan di sebuah universitas setempat.

Pada tahun 1995, Ma pergi ke Seattle Amerika Serikat (AS) untuk bekerja sebagai penerjemah. Pada kunjungan pertamanya ke AS, temannya mengenalkannya Internet. Kepada Ma, temannya itu mengatakan bahwa semuanya bisa ditemukan di internet. Namun saat ia coba searching, dia tidak bisa menemukan apapun tentang China di Internet sama sekali.

Saat kembali ke China, ia meluncurkan sebuah layanan direktori bisnis online bernama China Pages. Namun jalan sukses China Pages tak semulus yang dibayangkan. Tahun 1999 Ma mengumpulkan 18 orang di apartemennya di Hangzhou untuk menyampaikan visinya membuat sebuah perusahaan e-commerce baru bernama Alibaba.

miliarder

Ma dan teman-temannya berhasil mengumpulkan dana US$ 60.000 untuk memulai Alibaba. Ma sengaja memilih nama Alibaba karena ia ingin menciptakan sebuah perusahaan global dari awal. Dia memilih nama Alibaba karena mudah dieja dan karena orang di manapun tahu bahwa kata itu adalah perintah “Open Sesame” untuk membuka pintu harta karun.

Jadi miliarder

Ma dikenal sebagai salah satu bos paling karakteristik, termasuk gaya berpakaiannya. Nasib baik berpihak padanya. Ya, Alibaba telah resmi melantai di bursa akhir minggu lalu. Aksi penawaran saham perdananya (IPO) menjadi yang terbesar dalam sejarah perusahaan teknologi.

3-130

Saham Alibaba melonjak 38% dari harga US$ 68 menjadi US$ 92,7 di New York Stock Exchange (NYSE). Perusahaan Alibaba kini bernilai lebih dari US$ 231 miliar. Ini menjadikan Alibaba sebagai perusahaan teknologi paling berharga keempat di dunia, setelah Apple, Google dan Microsoft. Pada usia 50 tahun, pendiri dan chairman Alibaba ini memiliki kekayaan bersih sebesar US$ 26,5 miliar.

Gimana? Sudah tahukan apa yang dimaksud dengan Alibaba dan siapa pendiri dari perusahan besar ini? Nah bicarain masalah Alibaba, ada kabar yang bakalan buat kamu bingung atau kagum ya? Lazada Dan Tokopedia ternyata sudah Dalam Cengkeraman Alibaba. Kok bisa ya? Ini dia ulasannya.

Lazada Dan Tokopedia Dalam Cengkeraman Alibaba

Alibaba Group kini memiliki saham di dua e-commerce terbesar di Indonesia. Indonesia adalah pasar menarik bagi e-commerce sehingga menarik Alibaba. Usai menguasai mayoritas saham Lazada Indonesia, kini Alibaba memperkuat cengkeraman bisnisnya dengan menyuntik $1,1 miliar ke Tokopedia.

Setelah berjeda setahun lebih pasca Alibaba menguasai mayoritas saham Lazada Group SA, kini perusahaan e-commerce Cina itu kembali membuat kehebohan. Alibaba menyuntikkan dana segar kepada Tokopedia.

tokopedia

Kabar tentang suntikan dana Alibaba ke Tokopedia sudah beredar sepekan sebelum sang founder dan CEO, William Tanuwijaya mengumumkan secara resmi kemarin (17/8). Sebelumnya William masih enggan memberi keterangan yang jelas soal kabar tersebut.Enggak benar itu, bisa-bisanya teman-teman wartawan aja. Nanti hadir ya saat ulang tahun Tokopedia, di sana akan kami jelaskan semuanya,” ujar William saat ditanya tentang kabar suntikan dana pada Rabu pekan lalu (9/8).

Pada Kamis, 17 Agustus 2017, tepat diulang tahun ke-8 William mengakui adanya investasi tersebut. “Saya mengumumkan Tokopedia telah menandatangani kesepakatan menerima tawaran investasi baru,”kata William membuka acara. Pinangan investasi baru disodorkan oleh Alibaba Group senilai $1,1 miliar atau setara Rp14 triliun.

Angka tersebut lebih besar dari nilai yang disuntikkan Alibaba ke Lazada tahun lalu, yakni $1 miliar. Suntikan Alibaba di bisnis e-commerce pada tahun ini bukan kali pertama, pada awal Juli 2017 mereka juga menambah suntikan modal ke Lazada sebesar $1 miliar.

E-shopping

Nilai $1,1 miliar jelas jumlah yang sangat besar, tapi investasi itu tak lantas menjadikan Alibaba sebagai pemegang saham mayoritas di Tokopedia seperti dalam aksi akuisisi Alibaba terhadap Lazada. William mengatakan bahwa investasi tersebut hanya menjadikan Alibaba sebagai pemegang saham minoritas. Sayangnya, William enggan menyebutkan berapa proporsinya.

Dana investasi baru itu akan dipakai Tokopedia untuk membangun pusat riset yang lebih besar di Indonesia. William berjanji akan meningkatkan skala dan kualitas pelayanan Tokopedia kepada para penggunanya, sekaligus mempermudah para penjual dan para mitra Tokopedia untuk mengembangkan usahanya ke seluruh pelosok negeri bahkan hingga ke penjuru dunia.

Kami percaya bahwa kemitraan ini akan mempercepat terwujudnya misi kami dalam menggerakkan pemerataan ekonomi secara digital,” ujar William.

unnamed

CEO Alibaba Group Daniel Zhang menyatakan Alibaba memiliki kesamaan visi dengan Tokopedia dalam membantu pengusaha-pengusaha kecil. Tokopedia dan Lazada adalah dua jenis e-commerce yang berbeda. Model bisnis Tokopedia adalah e-commerce customer to customer (C2C).

Setiap orang bisa memiliki akun dan berperan sebagai penjual atau pembeli, atau keduanya sekaligus. Berbeda dengan OLX yang menyerahkan proses pembayaran kepada penjual dan pembeli, Tokopedia memfasilitasi transaksi uang secara online. Ia menjamin bahwa barang dari penjual benar-benar dikirimkan kepada pembeli.

Penjual hanya akan menerima uang pembayaran setelah barang diterima oleh pembeli. Selama barang belum sampai, uang akan disimpan di rekening pihak ketiga. Apabila transaksi gagal, maka uang akan dikembalikan ke tangan pembeli. Tokopedia adalah C2C terbesar di Indonesia dengan jumlah pengunjung rata-rata per bulan menurut iPrice mencapai 50,66 juta. Data itu diambil sejak April hingga Juni tahun ini. Bingungkan mengapa Alibaba memilih pasaran yang ada di Indonesia?

Mengapa Alibaba Bidik Indonesia?

Alibaba memang tampak selalu mengincar pasar-pasar gemuk. Selain Indonesia, ia juga masuk ke India. Alibaba sudah mengumumkan kantor pertamanya di Mumbai. Ia juga menyewa perkantoran di Bengaluru, yang bisa disebut sebagai Silicon Valley-nya India.

Indonesia jelas adalah pasar yang juga gemuk di pasar e-commerce Asia Tenggara. Berdasarkan data dari penelitian bertajuk “The Oportunity of Indonesia” yang digagas oleh TEMASEK dan Google, pertumbuhan e-commerce Indonesiameningkat seiring dengan tumbuhnya penggunaan internet.

Pada 2015, terdapat 92 juta pengguna internet di Indonesia. Pada 2020 mendatang, diprediksi pengguna internet Indonesia akan meningkat menjadi 215 juta pengguna. Dari angka total pengguna internet tersebut, pada 2015, terdapat 18 juta orang pembeli online di Indonesia.

Pada 2025 mendatang, 119 juta orang diprediksi menjadi pembeli online di Indonesia. Sehingga tak heran, peningkatan tersebut akan mengangkat nilai pasar e-commerce Indonesia. TEMASEK dan Google memprediksi bahwa nilai pasar e-commerce Indonesia akan mencapai angka $81 miliar pada 2025.

Penampilan tak menjanjikan sebuah masa depan, melainkan kelihaian dan mau bekerja keras dan terus belajar. Maka dari itu guys, kisah dari Jack Ma ini bisa kamu jadikan sebagai inspirasi dalam menjalankan hidup dan jadikan sebagai motivasi untuk mengejar mimpi kamu.